Minggu, 17 Juni 2012

BOSTER ANTENA TELEVISI

Berikut ini Gambar skema Rangkaian Booster Antena TV beserta komponen dan cara pembuatannya

Rangkaian Booster Antena TV merupakan rangkaian yang sangat di perlukan pada saat kita menonton TV. Karena booster berfungsi untuk menetukan bagus tidaknya gambar dan suara dari sebuah TV dalam menerima siaran dari stasiun TV. Faktor yang membuat suatu siaran TV tidak jernih adalah lokasi, kuliatas tv tersebut dan juga dapat kita lihat dari kualitas antena yang kurang bagus.
Pada saat kita sedang asiknya menikmati siaran tv yang kita tonton, namun seringkali terganggu karena adanya gangguan sinyal ataupun tempat kita tinggal terlalu jauh dengan siaran pemancar tv sehingga sulit untuk menangkap penerimaan siaran televisi. Jauhnya lokasi tempat tinggal kita dengan stasiun relay bisa menyebabkan daya tangkap penerima sinyal tv pun menjadi lemah.
Siaran televisi memang masih di pengaruhi oleh faktor jarak dan kondisi setempat. Contohnya di alam perbukitan, pegunungan atau kawasan hutan, sehingga berpengaruh besar terhadap daya tangkap penerima sinyal yang di pancarkan statiun TV. Itu sebabnya di ciptakan rangkaian booster antena tv. Untuk daerah seperti Jakarta tidak memerlukan booster karena dengan memasang antena bagus dengan ketinggian 5 meter sudah bisa menikmati 14 stasiun televisi swasta.
Berikut ini kami gambarkan skema rangkaian booster antena tv :
Rangkaian Booster Antena TV
Daftar komponen yang di perlukan dari rangkaian di atas :
R1 = 680 Ohm
R2 = 10K
R3 = 10K
C1 = 10nF
C2 = 820pF
C3 = 68pF
C4 = 40pF
C5 = 22pF
C6 = 820pF
C7 = 22pF
C8 = 10nF
Q1 = BF180
L1 = 1uH
L2 = 1uH
L3 = 150nH
L4 = 150nH
Catu daya = 12 Volt DC
Kita dapat membuat rangkaian booster sendiri dengan cara yang unik dan praktis serta hemat biaya dengan hasil yang bagus dan penuh kreatifitas. Lain halnya jika anda memiliki uang cukup, anda hanya tinggal memasang antena parabola atau bisa juga berlangganaan TV kabel.
Contoh gambar rangkaian booster di atas menggunakan transistor BF180. Rangkaian ini dapat beroperasi pada band UHF dan memiliki keuntungan sebesar 15dB. Kapasitor C2, C3, C4, C5 dan Induktor L3, L4 dapat membentuk sebuah pass filter band UHF. Sinyal input diumpankan ke emitor dari Q1 melalui filter ini. Resistor R2 dan R3 menyimpang ke transistor Q1 yang ditransfer dalam konfigurasi dasar umum.
Demikian penjelasan singkat mengenai Rangkaian Booster Antena TV, semoga rangkaian booster di atas dapat membuat tontonan anda menjadi nyaman. Baca juga artikel kami lainnya tentang Rangkaian Anemometer Elektronik dan Rangkaian LDR.

Iklan terkait Rangkaian Booster Antena TV

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar